Festival Payung Indonesia, Sky Umbrella


Festival Payung Indonesia #3 (Foto: Beny)

Share on      

Prameks.com. Pramekers sungguh beruntung karena sering dimanjakan dengan banyak event kelas nasional bahkan internasional yang sering berlokasi di Solo maupun Yogyakarta. Kali ini Prameks Getaway akan mengulas Festival Payung Indonesia yang hingga tahun 2016 kemarin merupakan penyelenggaraan yang ketiga kalinya. Pada awal pelaksanaan di tahun 2014 dari pengamatan kami terlihat masih sepinya animo masyarakat untuk mendatangi festival yang selalu berlokasi di Taman Balekambang, Manahan, Solo. Mungkin kurangnya sosialiasi maupun promo yang masiv sehingga sepi pengunjung.

Namun berbeda dengan event yang ketiga ini, untuk mencari tempat parkir aja susah. Bahkan ada pengalihan arus lalu lintas di jalan masuk ke lokasi Balekambang dari arah timur. Jika datang pagi mungkin masih bisa masuk jalur timur dan dapat memarkirkan kendaraan, tapi kalau sudah siang dikit harus rela jalan kaki lumayan jauh.Pada penyelenggaraan yang ketiga ini mengusung tema Sky Umbrella, diikuti 16 perwakilan daerah di Indonesia seperti Denpasar, Makassar, Banyumas, dan lainnya. Peserta dari luar negeri berasal dari Jepang, Thailand, Brunei, Singapura, Inggris, Mexico, dan Jerman. Event yang dilaksanakan dari tanggal 23 sampai 25 September 2016 kemarin ini juga diramaikan dengan banyak agenda kegiatan seperti Karnaval, Fashion Show, Pameran dan Lomba Fotografi.

Kami mencoba googling menemukan event serupa ternyata kegiatan serupa juga sering diselenggarakan di Portugal (The Floating Umbrella Festival Agueda) sejak tahun 2012 dalam rangka Agueda AgitÁgueda, festival seni kota Agueda, Portugal. Festival serupa juga ada di Thailand yang bertajuk The oil-paper umbrella festival atau Festival Payung berbahan Kertas Minyak yang diadakan setiap tahun di Chiang Mai selama bulan Januari hingga Februari. Pada bulan Oktober 2014 an oil-paper umbrella festival juga pernah diselenggarakan di Luzhou, Sichuan, China.

Nah, sudah keren kan dan kita harus merasa bangga kalau festival bertaraf internasional ini ada di Indonesia, tepatnya di Solo, yang mudah kita jangkau, dekat dengan Stasiun Solo Balapan juga. Jadi yang berdomisili Klaten dan Jogja sekitarnya bisa merasakan suasana festival seperti di luar negeri dengan naik kereta Prameks lalu turun di Stasiun Balapan. Ngapain ke luar negeri kalo disini sudah ada? Semoga event Festival Payung Indonesia ini menjadi agenda tahunan sehingga menjadi identitas wisata kota Solo.


Related

Balekambang, Central Park-nya Wong Solo on 04 Desember 2016, 22:27 WIB

Prameks.com. Taman Balekambang adalah spot favorit kami dikala mencari ketenangan dan udara segar saat akhir pekan. Hanya 5 menit dari... more